Buta warna memang bisa? Gak masalah!

Doctor at work in the hospital

Studi Kedokteran merupakan momok tersendiri bagi kita, khususnya tentang biaya yang dibutuhkan untuk memulai kuliah program studi bergengsi ini. Biaya masuk, biaya praktikum, biaya SPP, belum lagi persaingan ujian masuk untuk diterima di program studi ini sungguh menakutkan. Bahkan program studi ini bisa dikatakan sebagai program studi tergengsi dan paling menakutkan untuk ditempuh di Indonesia. Disayangkannya lagi, tidak ada harapan bagi kita yang buta warna, baik parsial maupun keseluruhan, untuk diterima studi Kedokteran di Indonesia.

Memang bagaimana sih studi Kedokteran di Jerman??

Jangan kaget yah! Yuk kita intip jendela kampus mereka!

Gaess, sebelum memulai studi kedokteran di Jerman, sudah pada tau semua bahwa kita harus menempuh pendidikan di sebuah Studienkolleg (Pra University) selama satu tahun di sana. Dan materi ujian masuk ke Studienkolleg ini hanya Matematika dan Bahasa Jerman Gaeess..! Bahasa Jerman bisa dipelajari, Matematika sudah jago sejak SMA. Beres dah!

Bagaimana usai Studienkolleg bisa masuk studi Kedokteran di Universitas?? Udah gak perlu ujian lagi gaess, cukup seleksi berkas dari hasil belajar kita di Studienkolleg! Mudah kan?!

Selain itu, ada satu hal yang sangat berbeda kebijakan antara pendidikan tinggi Kedokteran di Jerman dan di Indonesia, yaitu buta warna bisa studi Kedokteran di Jerman, sedangkan tidak di Indonesia. Ini merupakan kenyataan dan peluang besar bagi siapa saja yang terhalang dengan buta warna untuk bisa studi kedokteran. Adapun durasi studi kedokteran di Jerman berkisar antara 12 sampai 13 semester.

Biaya Studi

Menarik untuk diketahui bahwa untuk studi di Jerman, termasuk Kedokteran, tidak perlu membayar biaya masuk seperti biasanya di Indonesia. Biaya masuk di Jerman merupakan biaya SPP di semester pertama. Selain itu, kita sudah memiliki Semestertiket ketika membayar SPP setiap tahunnya? Apa itu Semestertiket? Yaitu fasilitas transportasi gratis di satu wilayah administratif tempat kita studi. Menarik kan? Tentu!

Mau tahu lebih banyak tentang studi Kedokteran dan program studi lainnya di Jerman gaees?

Tunggu dan simak artikel kami selanjutnya ya..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *