Serial persiapan kuliah ke Jerman 7

Miniature people : The team is working on an alarm clocks , working time concept

Memutuskan untuk kuliah di Jerman, yang artinya hidup di Jerman, akan juga berarti kita akan menjadi bagian dari masyarakat Jerman. Tidak selalu mudah untuk bisa beradaptasi dan berada di sebuah lingkungan baru yang sebelumnya kita tidak kenal. Karena itu mengenal dan bahkan memahami kebiasaan dan kultur masyarakat Jerman sebelum berangkat ke sana adalah hal yang sangat penting.

Salah satu yang sangat menonjol dari masyarakat Jerman adalah disiplin. Jika kita berada di tengah mereka, kita akan menemui bahwa kebiasaan disiplin ini sudah ditanamkan pada anak-anak kecil. Disiplin untuk membuang sampah di tempatnya misalnya, walaupun sistem pemisahan sampah di Jerman tidak sesederhana kita di sini, namun anak-anak kecil Jerman sudah diajarkan untuk bisa mengenal, memilah dan membuang sampah sesuai tempatnya.

Di kampus, disiplin adalah mutlak. Jika kita misalnya mau bertemu atau konsultasi dengan professor kita, persiapkanlah dengan baik, waktu maupun materi yang akan dibicarakan. Datang terlambat adalah tanda bahwa kita tidak bersiap dengan baik. Dan jika kita pun tidak siap dengan tema konsultasi, menunjukkan kita tidak menganggap serius pertemuan tersebut. Juga kehadiran di perkuliahan. Jerman yang tidak menganut sistem absensi untuk perkuliahan, memberikan sepenuhnya keputusan pada Student (mahasiswa) apakah dia akan datang kuliah dan mendapat banyak hal bagi pengembangan ilmunya, atau membolos dan memetik akibatnya di akhir semester. Jika memutuskan utuk ikut kuliah, maka datanglah dengan tidak terlambat dan penuh konsentrasi.

Kendaraan umum dalam kota di Jerman, seperti bus dan trem (Strassenbahn) bahkan tidak menerapkan sistem cek tiket sebelum masuk. Jika kita sengaja melanggar dengan tidak beli tiket, tidak akan susah untuk tetap bisa naik kendaran umum tersebut. Karena kontrol tiket oleh petugas pun dilakukan random dan waktunya acak. Namun sangat jarang ditemui pelanggaran, hampir mayoritas disiplin untuk beli tiket. Disamping adanya kesadaran bahwa memang itu untk kepentingan mereka sendiri, juga jika tertangkap melanggar, dendanya sangat besar dan jadi catatan di dinas kependudukan di rekam data personal kita.

Demikian juga di tempat kerja, kantor atau pabrik-pabrik misalnya. Etos kerja yag penuh disiplin sangat terasa. Siapa yang tidak disiplin memenuhi target dan kewajibannya, dari yang hal harian yang kecil sampai skala project, tidak hanya merugikan dirinya, namun juga merugikan tim dan perusahaan secara keseluruhan. Dan ini hukuman sosialnya akan terasa sangat berat, karena tidak seorangpun yag mentolerir ketidakdisiplinan.

Banyak yang akan kita temui dan pelajari di lingkungan di Jerman, saat kita sebagai Student hidup di sana, tentang bagaimana disiplin sudah mendarah daging dan menjadi bagian dari aktifitas hidup. Di artikel berikutnya akan kita bahas kultur masyarakat Jerman yang lain.

Salam Exzellenz

Dipl.-Ing. Syahril M Nurdin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *