Serial persiapan kuliah ke Jerman 14

Saat pesawat landing di Bandara di Jerman, biasanya perasaan akan cukup campur aduk, antara senang, semangat bahkan grogi dan deg-deg an. Karena memang niat ke Jerman bukanlah untuk jalan-jalan sebagai turis, namun punya target untuk sukses dalam studi kita.

Nah ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar fase awal hidup kita di Jerman bisa berjalan dengan baik dan tanpa problem yang tidak perlu.

  1. Lapor diri ke perwakilan Indonesia

Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah lapor diri ke perwakilan negara kita di Jerman. Ini bisa kita lakukan dengan datang dan membawa paspor kita ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, atau juga bisa ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang di Jerman ada di Frankfurt dan Hamburg. Bahkan saat ini lapor diri ini bisa dilakukan secara online.

Mengapa lapor diri ini penting? Tentunya sangat penting bagi kita agar keberadaan kita di Jerman diketahui dan terdaftar di KBRI atau KJRI. Hal ini akan sangat berguna jika kita mengalami musibah atau hal lain yang memerlukan arahan atau bantuan dari perwakilan negara kita yag ada di Jerman. Adalah kewajiban negara untuk melindungi rakyatnya di manapun berada, karena itu lapor diri ini jadi hal yang tidak boleh kita abaikan saat baru tiba di Jerman.

  • Lapor diri ke Anmeldebehoerde

Selain lapor diri ke institusi perwakilan pemerintah Indonesia di sana, kita juga wajib untuk lapor diri ke bagian warga asing di tiap kota tempat kita tinggal. Kantor ini biasa disebut Auslaenderbehoerde, atau Anmeldebehoerde. Sering juga disebut dengan Polizeibehoerde. Untuk lapor diri, kita perlu bawa paspor, dan biasanya kontrak sewa kamar/atau rumah yang kita miliki. Ini berguna agar pemerintah Jerman selalu tahu, alamat actual di mana kita tinggal dan jika ada hal penting kita bisa dihubungi. Lapor diri ini juga agar kita resmi tercatat sebagai warga yang tinggal di kota tersebut.

  • Orientasi kampus

Satu hal peting berikutnya adalah orientasi kampus tempat kita akan studi. Karena tujuan utama kita ke Jerman adalah untuk studi. Kita harus menguasai, bagaimana kita dari rumah untuk bisa sampai ke kampus, naik apa, perlu waktu berapa lama dan jalan yang dilalui. Selain itu, juga di mana lokasi gedung-gedung penting di kampus, misalnya gedung untuk perkuliahan, untuk administrasi, perpustakaan dan lain-lain. Ini sangat penting agar kita benar-benar bisa manjalani studi kita dengan optimal. Jika ada hal-hal administratif untuk studi kita yang belum diselesaikan, sebaiknya segera juga diselesaikan di fase awal ini.

  • Orientasi tempat penting untuk sehari-hari

Waktu kita di Jerman tidak hanya untuk studi, namun memang kita hidup dan beraktifitas yang lain. Karena itu penting untuk mengetahui di mana beberapa lokasi penting yang kita perlukan. Tempat-tempat itu antara lain: masjid untuk beribadah, toko untuk membeli bahan makanan maupun makanan jadi yang halal, Bank untuk membuka rekening, kantor asuransi kesehatan, tempat membeli SIM Card untuk HP kita dan lain-lain. Untuk beberapa tempat seperti bank, kantor asuransi kesehatan dan tempat beli SIM Card, kemungkinan harus menandatangani surat kontrak atau sejenisnya. Jika kita masih ragu-ragu dan belum yakin, ajaklah teman atau kenalan yang bisa menjelaskan kepada kita, supaya kita menandatangani sesuatu yang sudah benar-benar kita fahami.

  • Mengenal aturan-aturan praktis

Berikutnya, kita sangat perlu untuk mengetahui beberapa aturan praktis yang bersinggungan dengan kita sehari-hari. Kita tidak atau belum perlu untuk tahu aturan hukum di Jerman yang belum tentu kita perlukan, namun penting untuk mengetahui aturan-aturan untuk kehidupan dan aktifitas kita sehari-hari. Aturan-aturan tersebut misalnya: peraturan di transportasi umum, tata tertib di perpustakaan, hal yang berkaitan dengan asuransi kesehatan jika kita sakit, aturan di ruang computer di kampus, aturan di tempat tinggal kita dan lain-lain.

Itulah beberapa hal yang perlu kita perhatikan di fase awal kita tinggal di Jerman. Semua ini agar kita segera bisa beradaptasi dan studi kita pun bisa kita jalani dengan sebaik-baiknya.

Dipl.-Ing. Syahril M Nurdin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *