Bertekad mencetak 10.000 leader untuk Indonesia di tahun 2030, Exzellenz Institut menggelar WAVE-Training dalam keranhka gerakan Indonesia Next. WAVE sendiri merupakan singkatan dari Worldclass student, Amazing family, Victory Generation, Exzellenz civilization. Training ini digelar oleh Exzellenz Institut secara serial di kota-kota besar seluruh Indonesia, bahkan juga di beberapa negara di luar negeri.

Keceriaan dan antusias yang tinggi tampak di wajah peserta yg berdatangan dari seluruh Medan dan sekitarnya ke Aula Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara di Minggu pagi 15 Oktober 2017 kemarin. Para peserta yg sebagian besar para pelajar SMA dan mahasiswa tersebut mengikuti tema-tema yang dibawakan para pembicara dengan penuh perhatian. Dari sekitar 150 peserta yang hadir, tampak juga para guru dan pengajar dari beberapa SMA, dan juga para orang tua siswa.

Tema pertama “Who am I?”, mengajak peserta untuk dapat mengenali diri, dengan melihat minat, kekuatan, kelemahan dan cara belajar efektif yg unik dari tiap individu. Pembicara yang ahli di bidang genetik potential, Agung Purnomo, menjelaskan bahwa tiap orang dikaruniakan oleh Allah swt keunikan masing-masing, yg jika dikenali dengan baik, maka dapat ditemukan cara efektif untuk menjalani hidup, baik itu belajar, bergaul dengan teman, ataupun bermasyarakat. Jika itu bisa dijalani, maka akan lebih jelas jalan menuju cita-cita.

Di tema kedua peserta diajak belajar menyusun Life Plan kesuksesan hidupnya. R Agoeng H Wibowo MSc ME, pembicara tema ini, adalah alumni pergurian tinggi di Jerman yg sekaligus seorang trainer dan entrepreneur. Di tema ini selain ditekankan pentingnya merancang dan merencanakan kesuksesan, juga diajarkan teknik membuat Life Plan tersebut.

Di tema ke tiga, hadir dua orang coach yang juga entrepreneur, sebagai pembicara. Dipl.-Ing. Syahril M Nurdin yg alumni Jerman, dan Faizal Reza Bilal yang alumni Prancis, menjelaskan dalam tema “Future’s challenges” bagaimana keras tantangan di masa depan dalam 15-20 tahun mendatang dan bagaimana menjawabnya. Pengalaman mereka sebagai mahasiswa di eropa juga dibagikan dalam penjelasan tentang bagaimana menjalani studi di Jerman, Prancis dan Turki.

Setelah tema ketiga selesai, dibuka sesi tanya jawab yang langsung dimanfaatkan oleh peserta untuk bertanya berbagai hal tentang studi dan bagaimana mencapai kesuksesan. Bahkan saat acara sudah selesai pun, tampak masih banyak peserta yang berdiskusi secara informil dengan para pembicara.

Exzellenz Institut yang menggelar acara ini, adalah lembaga pendidikan yg diprakarsai oleh para alumni universitas di Eropa dan berdiri pada 2011. Sampai saat ini sudah sekitar 250 siswa Indonesia yang menjalani studi di Eropa (Jerman, Prancis dan Turki) melalui pusat persiapan studi dan pendampingan oleh Exzellenz Institut.

Sejak berdirinya, Exzellenz Institut memiliki empat bidang utama, yaitu Preparation Center untuk studi di Jerman, Prancis dan Turki; Language Center (German, French, Turkish), Edutravel (bagi pelajar, mahasiswa dan entrepreneur) dan Training Center (Motivation, Soft Skills, Business coaching). Berlokasi di Jakarta dan Surabaya, Exzellenz Institut siap membantu siswa dan mahasiswa Indonesia bukan hanya untuk sukses studi di Eropa, namun juga untuk sukses hidup di sana. Informasi tentang persiapan dan studi di Jerman, Prancis dan Turki oleh Exzellenz Institut bisa didapatkan dengan kontak ke hotline 0817-738295 (Bilal) dan 0811-988814 (Teguh), atau di website www.exzellenz-institut.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *